(Blog Time) SAWIT🌴
Hebat, ungkapan kata yang
pertama kali dapat diucap saat melihat tanaman ini. Pastilah pandangan tertuju
pada buah yang dihasilkannya. Warna gelap dan bentuk luar seperti berduri-duri
terkadang membuat bayangan membingungkan mengenai nama tanaman ini sebenarnya.
Ya, kelapa sawit namanya. Sekilas terlintas dalam benak bahwa tanaman kelapa
mestilah mempunyai bentuk buah bulat dan hijau seperti yang sering dijumpai di
tempat-tempat penjual minuman es kelapa bercanda ya. Beda halnya dengan kelapa yang satu
ini. Kelapa yang keberadaannya sangat luas dan terkenal di seluruh Indonesia.
![]() |
| (sumber: http://www.astra-agro.co.id/2019/01/25/gapki-volume-ekspor-sawit-3202-juta-ton-sepanjang-2018/) |
Potensi luar biasa dari kelapa sawit dapat menghasilkan keuntungan besar bagi pemiliknya. Dalam 1 hektare lahan dapat dihasilkan 2-4 ton kelapa sawit. Apabila produksi terus ditingkatkan, hasilnya pun akan terus naik bahkan seperti negara lain yang mampu menembus angka belasan ton per hektare. Dalam industri kelapa sawit dikenal istilah CPO (Crude Palm Oil) dan TBS (Tandan Buah Segar). Dikutip dari CNBC Indonesia, pada Jumat (20/9/2019), harga CPO di bursa komoditas Malaysia berada di RM 2.235/ton. Jika dirupiahkan, angka tersebut senilai dengan kisaran 7.523.568,75 rupiah.
![]() |
| (sumber: bumn.go.id) |
Indonesia dengan kesuburan tanahnya sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa telah memiliki luas lahan kelapa sawit hingga belasan juta hektare. Indonesia dikenal sebagai salah satu negara produsen kelapa sawit terbesar di dunia. Potensi besar dari kemampuan Indonesia menghasilkan produk kelapa sawit harus terus ditingkatkan mengingat industri kelapa sawit merupakan salah satu sektor yang memberikan sumbangsih dalam perekonomian Indonesia. Tanaman penghasil sumber energi terbarukan ini memiliki peranan dalam pemberian devisa negara dan penyerapan tenaga kerja. 16,2 juta tenaga kerja yang terdiri dari tenaga kerja langsung dan tenaga kerja tidak langsung tercatat dalam industri kelapa sawit di Indonesia pada tahun 2018.
![]() |
| (sumber: republika.co.id) |
Menyikapi berbagai isu mengenai industri kelapa sawit di Indonesia perlu kearifan yang didasari dalam proses penilaiannya. Keberadaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia harus dibangun dan ditingkatkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Selain itu, pengembangan yang dilakukan akan lebih baik apabila difokuskan dalam hal peningkatan produktivitas dan kualitas kelapa sawit Indonesia.
Baca juga: Webinar Series




No comments: